Apa yang paling ditakutkan ketika seseorang ingin menjadi pengusaha? Kebangkrutan yang menyebabkan menurunnya kualitas hidup. Apa kesalahan yang paling banyak dilakukan pengusaha baru ketika mereka mulai menikmati hidup sebagai pengusaha? Kesalahan pengelolaan arus kas. Apa yang bisa dirasakan ketika seseorang tergilas kebangkrutan? Cuma 1: penyesalan. 

Ada beberapa hal yang memaksa orang untuk menjajal keberuntungan menjadi pengusaha. Alasan menguji kemampuan di bidang wirausaha yang paling jarang saya temui, apalagi alasan karena mendapat ‘uang kaget’ lalu tergesa-gesa untuk menggunakan uang parkir itu demi predikat pengusaha.

Dari beberapa kasus yang saya temui kenapa seseorang pindah quadran dari pekerja menjadi pengusaha selain karena iming-iming harapan hidup yang akan jauh lebih baik dibanding menjadi pekerja adalah kekhawatiran himpitan ekonomi dan ketidakmampuan daya saing yang memaksa ia harus segera lompat ke quadran lain. Alasan ajaran agama yang diyakini menjadi pengusaha lebih mulia dibanding pekerja juga ada.

Dua kali jadi pembicara di Universitas Indonesia untuk materi wirausaha merupakan kesempatan yang langka buat saya. Berbekal kebangkrutan ketika periode wirausaha yang saya mulai tahun 2005 sewaktu masih berumur 32 tahun dan berakhir dengan kebangkrutan di tahun 2011 terangkum dalam 2 paparan sederhana dengan harapan tragedi memilukan itu tidak menimpa siapa pun yang berhasrat menjadi pengusaha, apa pun alasan mereka memilih jadi pengusaha! 

Pengusaha Keren Arus Kas Lancar

Ketenangan yang hadir akibat kecukupan modal saat memulai usaha biasa mengelabui siapa saja yang baru punya predikat pengusaha. Euphoria pengusaha menanggalkan hal-hal detail yang semestinya lebih bisa menekan arus kas. 

Kenapa arus kas begitu penting? Ketahuilah, ketika pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan, berarti Anda sedang mengalami krisis arus kas. Kenapa ini bisa terjadi? Ini terjadi ketika Anda hanya mementingkan keinginan tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan bila pengusaha sadar akan hal ini: Disiplin membuat laporan arus kas, dengan melihat laporan arus kas, memilah dan mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan.

Tak hanya pengeluaran lebih besar dari pendapatan, ternyata pengeluaran dan pendapatan yang memiliki nilai seimbang juga bisa bikin krisis arus kas. Bila pengusaha sadar makna krisis arus kas, tentu beberapa usaha pencegahan guna menangkal datangnya gelombang kebangkrutan bisa segera dicegah.

Agar Arus Kas Tidak Krisis

Krisis arus kas bukan cuma tentang pengeloaan keuangan semata, ternyata stok berlebih juga efektif menimbulkan krisi arus kas. Stok menumpuk membuat barang cepat rusak dan pengusaha akan mengalami kerugian yang berpengaruh terhadap arus kas. Penting bagi pengusaha memiliki laporan persediaan yang memudahkan pengelolaan stok barang dengan benar dan tepat. Hindari stok berlebih dan keluarkan stok lama dengan memberikan diskon kepada pelanggan sesuai harga pokok. Pemberlakuan terhadap stok barang kadang menjadi hal sepele bagi pengusaha, padahal banyak sekali uang yang tertanam di dalam stok. Terbatasnya ketersediaan ruangan bagi penumpukan stok sesungguhnya secara matematika bisnis menyita uang yang semestinya berputar pada tempat yang lain yang tepat. 

Setelah menyadari mana kebutuhan mana keinginan dan membatasi arus stok, yang tidak kalah penting terhadap kontribusi krisis arus kas adalah piutang. Budaya Timur yang terlalu besar rasa “tidak enak” sebetulnya sumber malapetaka untuk pengusaha yang baru memulai bisnis. Jadi langkah ketiga untuk menghindari krisis arus kas adalah tagih piutang! 

Halau Piutang

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar piutang tidak berlebih di orang lain. Pertama, sebisa mungkin lakukan penjualan tunai, jangan gampang kasih utang untuk mengejar traction. Caranya gimana? Meski terbilang sulit, jual barang secara tunai merupakan cara yang tepat mengelola arus kas, diskon bagi pembeli tunai juga bisa dilakukan untuk menarik daya beli tunai.

Cara kedua, bayar di muka. Setiap pengusaha membutuhkan pembayaran di muka karena hal ini dapat membuat arus kas perusahaan menjadi lebih sehat dan piutang berkurang. Lakukan berbagai cara untuk menarik uang pelanggan agar mereka mau mengeluarkan uang bahkan sebelum transaksi. Hal ini akan sangat menyehatkan arus kas. 

Cara Ketiga, persulit syarat piutang. Saya pernah mengalami kehancuran bisnis karena memberikan jangka waktu pembayaran piutang hingga 90 hari. Dari pengalaman pahit beberapa tahun silam itu, saya menyarankan kepada Pengusaha sebaiknya melakukan negosiasi terhadap pelanggan untuk melakukan pembayaran lebih cepat. Bila terpaksa memberikan piutang, pemberian diskon kepada pelanggan yang membayar piutang sebelum tanggal jatuh tempo bisa dilakukan untuk menjaga arus kas. Selain mempersulit syarat piutang, penjadwalan penagihan piutang terhadap pelanggan secara berkala juga penting dilakukan sebab pelanggan yang ditagih secara berkala cenderung akan melakukan pembayaran tepat waktu. Jangan sungkan untuk menagih karena merasa ngga enak hati! 

Cara keempat menjaga agar piutang tidak berlebih di pelanggan adalah pemberian diskon dan bonus. Diskon kecil untuk pelanggan yang membayar tagihan lebih cepat tidak hanya meningkatkan arus kas, tapi juga dapat membuat pelanggan terkesan dan memastikan hubungan kerjasama jangka panjang.

Yang terakhir, untuk menjaga arus kas sehubungan dengan uang kita di orang lain, lakukan background check terhadap pelanggan yang akan melakukan transaksi dengan cara utang. Inget, Background checking bisa kurangi risiko kredit macet.